Raker BRMP 2026 Perkuat Integritas dan Tata Kelola untuk Kinerja yang Lebih Baik
BOGOR (brmp-kalsel)--- Hari kedua Rapat Kerja (Raker) Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Novotel Bogor Golf Resort & Convention Center, Kamis (26/02/2026), menjadi momentum strategis untuk mempertegas komitmen integritas serta memperkuat tata kelola organisasi.
Mengusung tema “Penguatan Sinergi, Komitmen dan Koordinasi Program Strategis untuk Akselerasi Kinerja BRMP yang Berintegritas”, kegiatan ini merupakan bagian dari konsolidasi internal dalam mendukung transformasi kelembagaan di lingkungan Kementerian Pertanian. Raker diikuti oleh Kepala BRMP, Kepala Bagian Tata Usaha, Ketua Kelompok, dan Ketua Tim Kerja lingkup BRMP se-Indonesia.
Prof. Dr. Fadjry Djufry, GRCE, dalam arahannya memotivasi seluruh jajaran untuk bersatu meningkatkan kinerja, membangun saling percaya, menjaga kredibilitas dan profesionalisme, serta memperkuat kolaborasi untuk mewujudkan swasembada pangan dan pertanian modern berkelas dunia.
Pada kesempatan tersebut, Plt. Kepala BRMP Kalimantan Selatan, Dr. Wahida Annisa Yusuf, S.P., MSc, turut menandatangani Komitmen Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Pakta Integritas bersama jajaran pimpinan serta perwakilan unit kerja lainnya. Penandatanganan ini menegaskan tekad bersama untuk menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas, menolak praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta memastikan seluruh program strategis dilaksanakan secara profesional sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
Raker juga membahas penguatan mekanisme dan pengelolaan Bantuan Pemerintah, mencakup petunjuk teknis, kriteria kesiapan penerima, pembagian kewenangan pusat dan daerah, hingga penetapan target dan lokasi kegiatan. Pembahasan ini bertujuan memastikan program berjalan tepat sasaran, efektif, dan memberikan dampak nyata terhadap percepatan modernisasi pertanian.
Pada sesi panel, para narasumber membahas Manajemen Perubahan BRMP berbasis Renstra dan RPJMN 2026–2029, termasuk penguatan kepemimpinan, change management, budaya organisasi, serta penyusunan White Paper Change Management BRMP 2026–2029. Diskusi dilanjutkan dengan pendalaman aspek organisasi dan tata laksana, program strategis, tata kelola BMN, layanan dan kerja sama, hingga penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan.
Hari kedua Raker menegaskan arah transformasi BRMP yang adaptif, sinergis, dan berintegritas guna mendorong akselerasi kinerja yang berdampak bagi pembangunan pertanian nasional.(/ang)